Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, BOGOR – Ketua TP PKK Kota Bogor Yantie Rachim mengajak seluruh pihak meningkatkan kepedulian terhadap kelayakan rumah warga di lingkungan masing-masing, Kamis (6/8/2026).
Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, mengajak seluruh pihak peduli masalah kelayakan rumah tinggal warga, mendorong solusi terintegrasi melalui Posyandu SPM.
Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, BOGOR – Ketua TP PKK Kota Bogor Yantie Rachim mengajak seluruh pihak meningkatkan kepedulian terhadap kelayakan rumah warga di lingkungan masing-masing, Kamis (6/8/2026).
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, mendorong seluruh jajaran wilayah mulai dari camat, lurah, hingga perangkat daerah untuk aktif mencari solusi agar setiap warga dapat memiliki rumah yang layak huni dan aman.
Menurut Yantie, penguatan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat menjadi langkah penting dalam mendeteksi berbagai persoalan masyarakat secara lebih menyeluruh.
Ia menjelaskan, Posyandu 6 SPM tidak hanya berfokus pada layanan kesehatan, tetapi juga menjadi wadah untuk mengidentifikasi kebutuhan warga di bidang pendidikan, sosial, lingkungan, hingga kelayakan tempat tinggal.
“Kita ingin Posyandu menjadi ruang untuk melihat persoalan masyarakat secara utuh, sehingga solusi yang dihadirkan juga lebih menyeluruh dan tepat sasaran,” Ujar Yantie Rachim.
Melalui penguatan Posyandu 6 SPM, Tim Penggerak PKK Kota Bogor terus mendorong kader dan seluruh elemen masyarakat agar aktif mendata berbagai kebutuhan warga yang memerlukan perhatian.
Salah satu persoalan yang berhasil teridentifikasi ialah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik seorang warga di Kelurahan Kebon Kalapa. Kondisi bangunan yang memprihatinkan dan terancam ambruk kemudian dilaporkan melalui pengaduan masyarakat kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Menindaklanjuti laporan tersebut, Dinas PUPR bersama pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari CV Artho Podho Moro memberikan dukungan untuk melakukan renovasi rumah warga.
Yantie mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi bukti bahwa semangat gotong royong mampu menghadirkan solusi nyata bagi warga yang membutuhkan.
“Gotong royong adalah kekuatan kita. Ketika semua pihak bergerak bersama, persoalan masyarakat bisa diselesaikan lebih cepat dan memberikan manfaat yang nyata,” Tutupnya.
Rumah warga di Desa Sukamulya, Sukamakmur, Kabupaten Bogor, terbakar pada Senin, 10...
Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor menyetujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025. Wali Kota...
Anggota DPRD Kota Bogor Rezky Kartika menyalurkan 112 kursi roda bagi warga...
Ribuan warga Kota Bogor bentangkan bendera 500 meter di Festival Merah Putih...