Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, BOGOR – SD negeri di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, dibobol pencuri. Sejumlah barang elektronik seperti komputer, laptop, dan proyektor dilaporkan hilang, Senin (10/8/2026).
Peristiwa pencurian ini menargetkan barang-barang elektronik penting di sekolah tersebut. Barang yang hilang meliputi komputer, laptop, proyektor, serta CCTV yang berfungsi sebagai pengawas keamanan.
Pihak sekolah membuat laporan resmi ke Polsek Parung Panjang pada pukul 13.00 WIB hari itu juga. Diduga kuat, pelaku berjumlah lebih dari satu orang mengingat beratnya barang-barang yang dibawa kabur.
Insiden ini pertama kali diketahui oleh penjaga sekolah pada Senin pagi, sekitar pukul 05.00 WIB. Penjaga menemukan tanda-tanda kerusakan di area sekolah.
Pelaku diduga masuk dengan cara merusak pintu gerbang kecil sekolah. Setelah berhasil melewati gerbang, mereka kemudian menjebol pintu serta jendela ruang guru dan ruang penyimpanan barang.
Kapolsek Parung Panjang AKP M Taufik mengonfirmasi kejadian pencurian di sekolah tersebut. Beliau menjelaskan bahwa sejumlah alat elektronik telah diambil.
“Berdasarkan informasi dan pengecekan ada sejumlah barang yang diambil, beberapa alat elektronik, seperti printer, PC, monitor, infocus, sama sound system. Untuk jumlah total kerugian masih diestimasi,” Ujar AKP M Taufik.
Tim kepolisian telah melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga telah meminta keterangan dari para saksi guna mengumpulkan petunjuk.
“Selanjutnya, kita masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” imbuhnya.
Menurut Kepala SD Negeri 1 Lumpang, Ernawati, insiden ini bukan yang pertama kali terjadi di sekolahnya. Pencurian serupa sudah menimpa sekolah ini sebanyak empat kali sebelumnya.
Ernawati menyatakan tidak tahu pasti jumlah pelaku, namun meyakini mereka lebih dari satu orang. Hal ini dikarenakan barang yang dicuri memiliki ukuran dan bobot yang tidak ringan.
“Kalau berapa orang pelaku kurang tahu juga, tapi pastinya lebih dari satu orang, karena barang barang yang diambilnya kan berat-berat ya. Nggak tahu siapa pelakunya karena CCTV juga hilang,” Kata Ernawati.
Secara spesifik, barang-barang yang raib antara lain kamera CCTV, infocus, dua buah laptop, dua buah komputer, dan satu unit printer. Kehilangan CCTV juga mempersulit identifikasi pelaku.
“Ini sudah kejadian keempat kali, ya kita berharap pelakunya tertangkap ya,” tambahnya, menyatakan harapannya agar pelaku segera ditangkap.
Pihak sekolah berharap pelaku pencurian berulang kali ini dapat segera ditangkap oleh kepolisian. Estimasi kerugian materil akibat pencurian ini masih dalam perhitungan.
