ENGLISHEN
Home Berita Bogor Pendaki Asal Bogor Meninggal di Gunung Merbabu, Diduga Serangan Jantung

Pendaki Asal Bogor Meninggal di Gunung Merbabu, Diduga Serangan Jantung

Seorang pendaki dari Cileungsi, Bogor, Adityo Rahmat Eko Prayudi, tutup usia di Gunung Merbabu. Simak detail evakuasi dan penyebab kematiannya yang diduga henti jantung.

Pendaki Asal Bogor Meninggal di Gunung Merbabu, Diduga Serangan Jantung
Share

Findy Alfiansyah Penulis

HARIAN EXPRESS, BOGOR – Seorang pendaki asal Bogor, Adityo Rahmat Eko Prayudi (38), meninggal dunia di Gunung Merbabu diduga akibat henti jantung, Sabtu (18/7/2026).

Korban diidentifikasi sebagai Adityo Rahmat Eko Prayudi, seorang karyawan swasta berusia 38 tahun, yang berasal dari Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 12.55 WIB, dengan keterangan dokter menyebutkan dugaan penyebab kematian adalah henti jantung akibat serangan jantung.

Adityo memulai pendakian Gunung Merbabu secara resmi bersama rombongan yang tercatat dengan kode booking F502D2. Proses check-in dilakukan di Pos Pelayanan Pendakian Selo pada pukul 10.12 WIB, setelah semua persyaratan pendakian terpenuhi.

Adityo Rahmat Eko Prayudi mengalami penurunan kondisi kesehatan saat dalam perjalanan menuju puncak. Ketika berada di sekitar Pos Bayangan 1, ia mengeluhkan tubuhnya terasa kurang sehat sehingga memutuskan untuk menghentikan pendakian.

“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan ragu menghentikan pendakian jika kondisi tubuh sudah tidak memungkinkan,” Demikian imbauan yang relevan bagi para pendaki.

Korban tiba kembali di Pos Pelayanan Pendakian sekitar pukul 11.30 WIB dan kemudian menuju basecamp untuk beristirahat memulihkan diri. Namun, tidak lama kemudian sekitar pukul 11.58 WIB, Adityo secara tiba-tiba terjatuh dan kehilangan kesadaran di depan area basecamp.

Merespons insiden ini, petugas dari Balai Taman Nasional Gunung Merbabu segera berkoordinasi dan bertindak cepat. Mereka dibantu personel Polsek Selo, KPA Ranger Merbabu, serta tenaga medis untuk memberikan pertolongan pertama dan mengevakuasi Adityo ke Puskesmas Selo.

Setelah seluruh proses administrasi yang diperlukan dan penanganan medis di Puskesmas Selo selesai, jenazah korban dipersiapkan. Jenazah diberangkatkan dari RSUD Pandan Arang Boyolali pada pukul 18.40 WIB, menuju Kabupaten Bogor untuk diserahkan langsung kepada pihak keluarga.

Melalui keterangan resminya, Balai Taman Nasional Gunung Merbabu menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam atas insiden ini. Mereka turut berduka cita atas meninggalnya Adityo Rahmat Eko Prayudi, seorang pendaki di jalur pendakian Selo.

Share
Related Articles
DPRD Kota Bogor Sahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Berita BogorEkonomi dan BisnisInspirationPemerintahanPeristiwaSorotan

DPRD Kota Bogor Sahkan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor menyetujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025. Wali Kota...

Rezky Kartika Salurkan 112 Kursi Roda Program Pokir DPRD Bogor
Berita BogorDPRD JABARSorotanSosial

Rezky Kartika Salurkan 112 Kursi Roda Program Pokir DPRD Bogor

Anggota DPRD Kota Bogor Rezky Kartika menyalurkan 112 kursi roda bagi warga...

FMP Bogor: 3.200 Orang Bentangkan Bendera 500 Meter
BeritaBerita BogorHUT RIMegapolitanPropertiSorotan

FMP Bogor: 3.200 Orang Bentangkan Bendera 500 Meter

Ribuan warga Kota Bogor bentangkan bendera 500 meter di Festival Merah Putih...

Mobil Terbakar di SPBU Kota Bogor, Sopir Alami Luka Bakar
Berita BogorKebakaranKecelakaanPeristiwaSorotan

Mobil Terbakar di SPBU Kota Bogor, Sopir Alami Luka Bakar

Pengemudi Daihatsu Zebra Espass terluka bakar saat mobilnya terbakar saat mengisi Pertalite...


DMCA.com Protection Status

Kanal

© 2019 - 2026 | PT. Express Persada Linuhung. All Right Reserved