Kamis, 24 September 2026
Hot

Angin Kencang Terjang Bogor Selatan, Pohon Setinggi 10 Meter Tumbang

Angin kencang menyebabkan pohon setinggi 10 meter tumbang di Rancamaya, Bogor Selatan pada Kamis (23/07/2026). BPBD Kota Bogor bergerak cepat mengevakuasi. Waspada cuaca ekstrem.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIAN EXPRESS, BOGOR – Angin kencang kembali menerjang Kota Bogor hingga menumbangkan sebuah pohon besar di Kampung Rancamaya Legok, Bogor Selatan, Kamis (23/07/2026).

Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Pohon jenis Mendi setinggi sekitar 10 meter dengan diameter batang sekitar 30 sentimeter roboh akibat terpaan angin dan kondisi batang yang telah rapuh.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, material pohon sempat menutup area di lokasi sehingga membutuhkan penanganan cepat.

Article ad in the middle of article

BPBD Kota Bogor langsung menerjunkan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) setelah menerima laporan dari masyarakat pada sore hingga malam hari.

Petugas melakukan asesmen sekaligus mengevakuasi batang dan ranting pohon bersama unsur kelurahan, pengurus RT/RW, serta petugas PLN untuk mengantisipasi potensi bahaya lanjutan.

Penanganan di lapangan dipimpin Komandan Regu (Danru) Heru Apriyansah bersama enam personel TRC-PB. Proses pemotongan dan pembersihan berlangsung lancar.

Sekitar pukul 21.30 WIB, seluruh material pohon berhasil disingkirkan sehingga lokasi kembali aman dan dapat dilalui masyarakat seperti biasa.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, memastikan seluruh proses penanganan berjalan cepat berkat kerja sama berbagai pihak.

“Keselamatan warga menjadi prioritas, karena itu kami mengimbau masyarakat selalu waspada saat cuaca ekstrem melanda,” Ujar Dimas Tiko Prahadisasongko.

BPBD Kota Bogor kembali mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat hujan deras disertai angin kencang. Warga juga diminta menghindari berteduh atau beraktivitas di bawah pohon tua maupun pohon yang terlihat rapuh guna mengurangi risiko kecelakaan.

Article ad after last paragraph