Findy Alfiansyah Penulis
HARIAN EXPRESS, BOGOR – Antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah SPBU di Kota dan Kabupaten Bogor akibat kelangkaan pasokan BBM jenis Pertalite, Jumat (10/7/2026).
Kelangkaan Pertalite membuat antrean kendaraan roda dua maupun roda empat mengular di berbagai SPBU sejak pagi. Sejumlah pengendara harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan bahan bakar bersubsidi tersebut.

Kondisi ini dipicu oleh keterlambatan distribusi pasokan Pertalite ke sejumlah SPBU di wilayah Bogor. Pengiriman BBM masih menunggu suplai dari Fuel Terminal (FT) Plumpang.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menyatakan telah melakukan pemetaan SPBU alternatif untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi selama proses distribusi berlangsung.
“Jangan panik. Pasokan Pertalite di SPBU alternatif tetap tersedia, gunakan BBM sesuai kebutuhan agar distribusi berjalan lancar dan seluruh masyarakat dapat terlayani.”
Pertamina memastikan keterlambatan tersebut hanya bersifat sementara. Proses distribusi akan kembali dilakukan setelah pasokan dari Fuel Terminal Plumpang tiba di wilayah Bogor.
Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying. Langkah tersebut dinilai penting agar distribusi Pertalite dapat berjalan merata kepada seluruh konsumen.
Selain itu, masyarakat juga dapat memanfaatkan SPBU alternatif yang telah dipetakan Pertamina. Keberadaan SPBU tersebut diharapkan mampu mengurangi kepadatan antrean di sejumlah titik.
“Kami terus mengupayakan percepatan distribusi agar pasokan Pertalite segera kembali normal. Masyarakat tidak perlu panik karena kebutuhan BBM tetap menjadi prioritas kami.”
Pertamina menegaskan stok Pertalite di SPBU alternatif dalam kondisi aman. Masyarakat diminta tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan hingga distribusi kembali normal.
