Findy Alfiansyah Penulis
Kemenbud saat ini tengah melakukan revitalisasi beberapa situs, termasuk pengangkatan Situs Batu Cianten dan pembangunan museum di lokasi itu. Langkah ini diharapkan dapat menjaga nilai sejarah dan edukasi warisan budaya.
“Kita sedang merevitalisasi beberapa situs di Kabupaten Bogor. Kita baru angkat itu Batu Cianten dan kita buat museum, nanti kita tata beberapa situs-situs warisan budaya dunia dan kita akan tingkatkan menjadi Cagar Budaya Nasional,” Ujar Fadli Zon.
Situs prioritas lain yang menjadi perhatian Kemenbud adalah Situs Ciaruteun, Kebon Kopi 1, Kebon Kopi 2, Prasasti Jambu, serta temuan baru di kawasan Arca Domas. Khusus untuk Situs Kebon Kopi 2, kementerian akan membuat replikanya karena prasasti aslinya telah hilang.
Fadli menilai Kabupaten Bogor memiliki potensi besar untuk pengembangan berbagai jenis wisata, seperti wisata budaya, sejarah, religi, kuliner, hingga alam. Pelestarian peninggalan sejarah ini diharapkan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Selain pelestarian warisan budaya, Kemenbud juga membuka peluang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk pengembangan ekosistem seni dan budaya kontemporer. Hal ini diharapkan dapat melahirkan lebih banyak sineas, komunitas sastra, pelaku seni pertunjukan, musisi, hingga seniman rupa.
Penyelenggaraan festival film juga dibuka sebagai salah satu sarana pengembangan ekosistem kebudayaan di daerah tersebut. Fadli meyakini banyaknya talenta hebat dari Kabupaten Bogor yang siap berkolaborasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Fadli usai menyaksikan Konser Kemerdekaan Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026 di Lapangan Panahan Kompleks Stadion Pakansari, Cibinong. Konser ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebelum GBN 2026 tampil di Istana Negara pada 17 Agustus.
