Findy Alfiansyah Penulis
Krisis air bersih ini secara langsung mempengaruhi sekitar 15 kepala keluarga di wilayah Bojongkerta. Total 90 individu kini menghadapi kendala signifikan dalam memenuhi kebutuhan air harian mereka.
Kekeringan yang melanda sumber mata air dan sumur warga mulai terasa pada awal pekan ini. Situasi tersebut mengharuskan intervensi cepat dari pihak berwenang untuk memastikan pasokan air bagi masyarakat.
“Assessment dan penyaluran air bersih sekitar 4.000 liter sudah selesai dilakukan oleh personil TRC-PB BPBD Kota Bogor di lokasi kejadian,” Ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko.
Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kota Bogor bergerak cepat melakukan peninjauan di lokasi. Setelah asesmen, tim segera mendistribusikan bantuan air bersih ke titik-titik yang membutuhkan di Bojongkerta.
Total volume air bersih yang disalurkan mencapai 4.000 liter, ditujukan untuk membantu warga terdampak. Penyaluran ini menjadi upaya vital dalam mengatasi kekurangan pasokan air yang dialami masyarakat.
BPBD Kota Bogor juga mengimbau agar masyarakat yang mengalami kekeringan di wilayah Kota Bogor segera melapor. Pelaporan dapat dilakukan secara mandiri melalui nomor hotline Pusdalops, yakni 088809112569.
