Kamis, 10 September 2026
Hot

Sahroni Dorong Hukuman Berat Kasus Lahan

Polda Metro Jaya mengusut perkara lahan di Kabupaten Bogor. Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mendesak pelaku dihukum berat.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, BOGOR – Aparat penegak hukum didesak untuk menghukum berat para pelaku yang terlibat dalam perkara lahan di Kabupaten Bogor, Kamis (10/9/2026).

Penyidik Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggeledah kantor BPN Kabupaten Bogor terkait penyelidikan dugaan perkara lahan program PTSL 2019 di Kecamatan Bojonggede.

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni meminta aparat penegak hukum membongkar tuntas kasus tersebut.

Article ad in the middle of article

“Saya minta Polda Metro Jaya dan Polres Bogor bongkar tuntas perkara lahan di Bogor ini. Pastikan seluruh pelakunya dijerat pidana seberat-beratnya,” Kata Ahmad Sahroni melalui keterangan tertulis, Kamis, 10 September 2026, kepada Metrotvnews.com.

Bendahara Umum DPP Partai NasDem tersebut menyatakan kasus itu sudah terjadi dalam kurun waktu yang lama. Kasus ini dinilai merugikan masyarakat luas serta menimbulkan kekhawatiran terkait penggandaan data tanah.

“Seperti temuan ini, PTSL tahun 2019, sudah 7 tahun lalu. Tidak terbayang seberapa jauh kesewenang-wenangan yang sudah terjadi, bisa jadi banyak data tanah masyarakat yang digandakan,” Ungkap Ahmad Sahroni.

Sebelumnya, penggeledahan terkait dugaan praktik mafia tanah di Kabupaten Bogor dilaksanakan di tiga lokasi berbeda. Penyelidikan oleh pihak kepolisian tersebut sudah berjalan sejak Desember 2025.

Article ad after last paragraph