ENGLISHEN
Home Kabar Bogor Gaji ASN Kabupaten Bogor Aman Meski Dana Transfer Dipangkas

Gaji ASN Kabupaten Bogor Aman Meski Dana Transfer Dipangkas

Pemkab Bogor pastikan gaji ASN tetap aman dan lancar meski dana transfer daerah (TKD) 2026 dipangkas Rp622 miliar. Efisiensi anggaran diperkuat.

Gaji ASN Kabupaten Bogor Aman Meski Dana Transfer Dipangkas
Share

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap aman meski dana transfer ke daerah (TKD) 2026 dipangkas pemerintah pusat, Jumat (31/7/2026).

Pemangkasan TKD untuk Kabupaten Bogor mencapai Rp 622 miliar, yang berdampak pada tekanan fiskal daerah. Namun, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa kondisi keuangan daerah hingga semester I 2026 masih memadai. Kemampuan fiskal tersebut cukup untuk membiayai belanja pegawai serta operasional pemerintahan.

Ajat Rochmat Jatnika menyatakan bahwa pemangkasan ini belum mengganggu pembayaran hak ASN maupun penyelenggaraan pemerintahan. Pemerintah Kabupaten Bogor telah menerapkan berbagai kebijakan efisiensi yang diinstruksikan oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto.

“Alhamdulillah selama ini lancar. Kapasitas fiskal kita baik dan masih mampu membiayai belanja pegawai,” Ujar Ajat Rochmat Jatnika.

Kebijakan efisiensi tersebut mencakup penghapusan perjalanan dinas ke luar negeri dan pembatasan pelaksanaan rapat di luar kantor. Pemkab Bogor kini mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas milik pemerintah daerah untuk kegiatan rapat dan pertemuan. Tujuan utama dari efisiensi ini adalah agar alokasi belanja dapat lebih fokus pada hasil nyata dibandingkan hanya seremonial.

Selain itu, kebijakan ini memastikan anggaran infrastruktur dan pendidikan dapat tepat sasaran tanpa pemborosan. Ajat menilai pemotongan TKD menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat tata kelola keuangan agar lebih efektif dan efisien. Langkah ini juga diharapkan tidak mengurangi laju pembangunan daerah.

Kementerian Keuangan sebelumnya telah memantau kondisi keuangan 490 pemerintah daerah di Indonesia. Banyak daerah disinyalir mengalami kesulitan dalam membayar gaji pegawai dan membiayai operasional akibat tekanan fiskal.

Share
Related Articles
PKK Kota Bogor Ajak Semua Pihak Peduli Kelayakan Rumah Warga
Berita BogorLingkunganPemerintahanPKKRegional

PKK Kota Bogor Ajak Semua Pihak Peduli Kelayakan Rumah Warga

Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, mengajak seluruh pihak peduli masalah...

Bogor Surga Kuliner: Dari Soto Mie hingga Roti Unyil
Ekonomi dan BisnisKabar BogorKulinerUMKM

Bogor Surga Kuliner: Dari Soto Mie hingga Roti Unyil

Bogor menawarkan beragam kuliner khas yang lezat, mulai dari Soto Mie Bogor,...

DLH Bogor Identifikasi Perusahaan Diduga Cemari Kali Bekasi Hitam Bak Oli
Berita BogorLingkunganPemerintahan

DLH Bogor Identifikasi Perusahaan Diduga Cemari Kali Bekasi Hitam Bak Oli

DLH Kabupaten Bogor mengidentifikasi perusahaan yang diduga mencemari Sungai Cileungsi dan Kali...

Headway KRL Nambo Jauh Lebih Lama dari Bogor
Berita KeretaEkonomi dan BisnisKabar BogorTransportasi

Headway KRL Nambo Jauh Lebih Lama dari Bogor

PT KAI Commuter mengungkapkan perbedaan signifikan headway KRL lintas Nambo yang mencapai...


DMCA.com Protection Status

Kanal

© 2019 - 2026 | PT. Express Persada Linuhung. All Right Reserved