ENGLISHEN
Home Berita Bogor DLH Bogor Identifikasi Perusahaan Diduga Cemari Kali Bekasi Hitam Bak Oli

DLH Bogor Identifikasi Perusahaan Diduga Cemari Kali Bekasi Hitam Bak Oli

DLH Kabupaten Bogor mengidentifikasi perusahaan yang diduga mencemari Sungai Cileungsi dan Kali Bekasi hingga menghitam seperti oli. Sanksi tegas menanti.

DLH Bogor Identifikasi Perusahaan Diduga Cemari Kali Bekasi Hitam Bak Oli
Share

Findy Alfiansyah Penulis

HARIAN EXPRESS, BOGOR – DLH Kabupaten Bogor mengidentifikasi sejumlah perusahaan yang diduga mencemari Sungai Cileungsi dan Kali Bekasi hingga air menghitam, Rabu (5/8/2026).

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor telah memulai susur sungai serta uji laboratorium terhadap sampel air. Hal ini dilakukan menyusul dugaan kuat adanya pencemaran yang menyebabkan air Sungai Cileungsi dan Kali Bekasi menghitam seperti oli bekas.

Kepala DLH Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, mengonfirmasi pihaknya telah mengidentifikasi beberapa perusahaan yang diduga menjadi penyebab pencemaran. Menurutnya, jika terbukti, perusahaan-perusahaan tersebut terancam sanksi berat mulai dari penyegelan hingga pencabutan izin.

“Kami sudah melakukan susur sungai secara diam-diam terkait air yang menghitam. Tim juga mengambil sampel air dan sedang menunggu hasil laboratorium untuk memastikan apakah mengandung limbah berbahaya atau zat B3,” Ujar Teuku Mulya.

Teuku Mulya menjelaskan bahwa beberapa perusahaan masih berstatus terduga karena hasil uji laboratorium belum keluar. Apabila hasil lab terbukti positif, perusahaan akan dipanggil untuk dimintai klarifikasi sebelum tindakan lebih lanjut.

Jika terbukti melakukan pencemaran, pihak DLH tidak segan untuk menutup atau mencabut izin operasional perusahaan tersebut. Perusahaan akan diberi waktu tertentu untuk memperbaiki pengelolaan limbahnya.

Teuku Mulya menegaskan bahwa perusahaan yang bandel dan berulang kali melakukan pencemaran akan dilaporkan ke aparat penegak hukum. Penghentian atau pencabutan izin serta penyegelan akan dilakukan jika tidak ada perbaikan dalam jangka waktu yang ditentukan.

Sebelumnya, video viral mengenai air Kali Bekasi yang menghitam mirip oli bekas mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk mengambil tindakan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bekasi juga menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pencemaran di Kali Cileungsi.

Tim Pengawas Lingkungan Hidup (PPLH), Pasukan Katak, dan UPTD Laboratorium DLH Kota Bekasi mengecek lokasi. Mereka mengambil sampel air permukaan di Kali Cileungsi pada Senin (20/7/2026) dan di Kali Bekasi pada Rabu (22/7/2026).

Pasukan Katak DLH Kota Bekasi juga melakukan penelusuran serta pemantauan aliran sungai pada Senin (27/7/2026) dan Kamis (30/7/2026). Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi sebaran indikasi pencemaran sepanjang aliran sungai yang melintasi wilayah Kota Bekasi.

Pemkot Bekasi melaporkan hasil pemantauan lapangan melalui situs resminya pada Rabu (5/8/2026). Kondisi fisik air di titik pemantauan samping Cluster Richmond, Kota Wisata, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, menunjukkan warna hitam dan bau menyengat.

Indikasi penurunan kualitas air ini memerlukan penanganan serius dan tindak lanjut dari seluruh pihak terkait.

Share
Related Articles

DMCA.com Protection Status

Kanal

© 2019 - 2026 | PT. Express Persada Linuhung. All Right Reserved