Findy Alfiansyah Penulis
HARIAN EXPRESS, BOGOR – Pemkab Bogor merencanakan pembangunan embarkasi haji dan umrah senilai Rp142 miliar di kawasan Masjid Raya Nurul Wathon, Cibinong, Sabtu (22/8/2026).
Pembangunan embarkasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi jemaah asal Kabupaten Bogor yang akan menunaikan ibadah haji atau umrah. Fasilitas ini dirancang menyerupai arsitektur Zamzam Tower dan akan menjadi kompleks modern.
Kabupaten Bogor memiliki jumlah penduduk lebih dari 5,6 juta jiwa, sehingga secara konsisten mendapat kuota haji terbesar di Indonesia. Tahun ini, Kabupaten Bogor memperoleh kuota haji sebanyak 3.450 anggota jemaah.
Dengan adanya fasilitas baru ini, calon haji dari Kabupaten Bogor tidak perlu lagi singgah di Embarkasi Haji Pondok Gede sebelum keberangkatan. Hal ini akan memangkas waktu dan biaya perjalanan.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyatakan keinginannya agar daerah tersebut memiliki embarkasi haji sendiri.
“Insyaallah nanti pada 2027-2028. Kita melihat kemampuan keuangan daerah. Apabila memungkinkan dan syukur-syukur pemerintah pusat membantu, kami ingin Kabupaten Bogor memiliki embarkasi haji sendiri,” Ujar Rudy Susmanto.
Proses lelang atau tender untuk pembangunan embarkasi haji dan umrah ini dijadwalkan pada Desember 2026. Ini diharapkan memungkinkan pembangunan fisik dapat dimulai pada awal 2027.
Bangunan yang direncanakan memiliki tujuh lantai ini sebelumnya akan dibangun pada tahun anggaran berjalan. Namun, rencana tersebut diundur hingga tahun depan.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menyebutkan penundaan dilakukan karena keterbatasan waktu.
“Faktor waktu yang tidak cukup untuk membuat hotel. Karena proses lelang dan tahapan lainnya, waktunya tinggal sekitar enam bulan,” Kata Eko Mujiarto.
Menurut Eko, penundaan pembangunan akan memastikan proses pekerjaan berlangsung lebih optimal dan tidak terburu-buru. Ia menekankan bahwa jika dipaksakan sekarang, hasilnya dikhawatirkan tidak maksimal.
Masjid Raya Nurul Wathon, yang menjadi lokasi pembangunan embarkasi haji ini, didirikan di atas lahan seluas 2,6 hektare. Masjid ini dibangun dengan anggaran Rp 112 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Bogor tahun anggaran 2025.
Fasilitas di masjid tersebut termasuk Menara Tauhid setinggi 99 meter dan miniatur Kakbah yang berfungsi untuk manasik haji. Berbagai ornamen yang berkaitan dengan Kakbah juga disiapkan sebagai penunjang kegiatan keagamaan di kawasan Pakansari.


