Rabu, 26 Agustus 2026
Hot

Tim Bogor Peduli Layani Kesehatan Korban Banjir Aceh Tamiang

Tim Bogor Peduli Bencana menyalurkan bantuan dan pelayanan kesehatan gratis kepada 250 KK korban banjir Aceh Tamiang. Warga alami trauma dan berbagai penyakit pasca-bencana.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, BOGOR – Tim Bogor Peduli Bencana memberikan layanan kesehatan gratis dan menyalurkan donasi bagi korban banjir bandang di Desa Lintang Bawah, Minggu (9/8/2026).

Tim telah memeriksa kondisi kesehatan umum 81 warga di Aceh, terdiri dari 26 laki-laki dan 55 perempuan. Peserta pemeriksaan berasal dari berbagai usia, mulai dari balita hingga lansia berusia di atas 60 tahun.

Hasil pemeriksaan menunjukkan 22 warga menderita hipertensi, lima diabetes melitus, dan lima stroke. Selain itu, 19 warga mengalami batuk, tujuh skabies, serta 16 dermatitis atau radang kulit.

Article ad in the middle of article

Tim medis juga memberikan layanan kesehatan langsung ke rumah seorang warga yang tidak bisa berjalan akibat diabetes melitus. Layanan pemeriksaan gigi juga dibuka dan dimanfaatkan oleh 39 warga, meliputi enam laki-laki dan 33 perempuan.

Pemeriksaan gigi tersebut menemukan sejumlah masalah seperti gangren radix atau kerusakan sisa akar gigi, gangren pulpa, dan pulpitis. Hanya satu warga yang dinyatakan tidak memiliki kelainan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari penyaluran donasi gelombang kedua dari masyarakat Kota Bogor. Pelayanan kesehatan melibatkan Kepala Puskesmas Bogor Utara Astrid Dewi Prabaningtyas dan Kepala Puskesmas Pancasan Dessy Yuliarty, keduanya ditugaskan oleh Dinas Kesehatan Kota Bogor.

“Dari hasil pemeriksaan kami, warga masih merasakan trauma, seperti tidak bisa tidur. Dari situ muncul penyakit yang menyerang mereka,” Ujar Astrid Dewi Prabaningtyas.

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin memimpin rombongan relawan dari Bogor dalam kegiatan ini. Bantuan disalurkan kepada sekitar 250 kepala keluarga di Desa Lintang Bawah, Kecamatan Kualasimpang.

“Hari ini kami kembali memberikan bantuan donasi dari warga Kota Bogor pascabencana yang terjadi di Aceh dan Sumatera,” Ujar Jenal Mutaqin.

Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai untuk setiap kepala keluarga, susu bagi anak-anak, serta bahan kebutuhan pokok. Tim Bogor Peduli Bencana juga meninjau perkembangan pemulihan wilayah untuk mengetahui kebutuhan lanjutan masyarakat.

“Sekaligus kami melihat kondisi pemulihannya. Barangkali ada yang bisa dikomunikasikan lagi kepada pemerintah yang lebih tinggi,” Ujar Jenal Mutaqin.

Meski beberapa hunian sementara telah dibangun dan digunakan, sejumlah rumah warga di Desa Lintang Bawah masih mengalami kerusakan pascabencana. Peninjauan ini bertujuan untuk merumuskan langkah komunikasi kepada pemerintah yang lebih tinggi terkait kebutuhan lanjutan masyarakat.

Article ad after last paragraph