Rabu, 07 Oktober 2026
Hot

Pemkot Bogor Pastikan Layanan Kesehatan Maksimal

Pemerintah Kota Bogor memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan maksimal meski kunjungan pasien IGD sempat mengalami peningkatan 7 persen.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, BOGOR – Kunjungan pasien IGD di sejumlah rumah sakit Kota Bogor meningkat 7 persen hingga akhir September 2026, Minggu (4/10/2026).

Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin meninjau langsung pelayanan di RSUD Kota Bogor untuk memastikan lonjakan pasien tetap mendapat penanganan.

Rata-rata kunjungan pasien mencapai sekitar 300 orang per hari, dengan 99 persen di antaranya merupakan peserta BPJS.

Article ad in the middle of article

“Rata-rata per hari sekitar 300 pasien kemarin dan 99 persen pasien BPJS. Yang kedua, RSUD Kota Bogor menjadi rujukan rumah sakit di sekitaran Bogor Raya,” Ujar Jenal Mutaqin.

Pemerintah Kota Bogor memastikan pasien tetap mendapat penanganan meskipun belum memperoleh tempat tidur di IGD.

RSUD Kota Bogor memiliki 503 kamar, termasuk 214 kamar perawatan untuk pasien BPJS Kelas III.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Erna Nuraena menyebut 57 persen pasien berasal dari Kota Bogor, sedangkan 43 persen lainnya berasal dari luar wilayah.

Keluhan yang banyak ditemukan meliputi ISPA, gangguan pencernaan, serta peningkatan kasus campak dan demam berdarah dengue.

Pemkot Bogor juga menyiapkan enam puskesmas dengan layanan UGD 24 jam untuk menangani pasien dengan kondisi yang tidak tergolong gawat darurat.

Masyarakat dapat memanfaatkan layanan PSC 119 untuk memperoleh bantuan penanganan darurat, ambulans, dan tenaga kesehatan. Warga juga diimbau menjaga kesehatan melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.

Article ad after last paragraph