Minggu, 30 Agustus 2026
Hot

Pesta Rakyat Banyumas Obati Rindu Kampung di Bogor

Warga Banyumas di Jabodetabek kini bisa merasakan suasana kampung halaman di Pesta Rakyat Banyumas, Tanabambu Bogor, dengan kuliner dan seni tradisional gratis.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, BOGOR – Pesta Rakyat Banyumas digelar di Tanabambu Bogor dengan menghadirkan kuliner dan budaya khas hingga 31 Agustus 2026, Minggu (30/8/2026).

Pesta Rakyat Banyumas digelar sebagai ajang berkumpul masyarakat Banyumas Raya yang berdomisili di wilayah Jabodetabek. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan kuliner dan budaya Banyumasan kepada masyarakat luas.

Mengusung tagline “Guyub Rukun Sesarengan”, Pesta Rakyat Banyumas berlangsung selama satu bulan, mulai 1 hingga 31 Agustus 2026. Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan yang mengangkat suasana dan tradisi khas Banyumas.

Article ad in the middle of article

Pesta rakyat tersebut digelar di Tanabambu, Jalan Letda Nasir 36A, Nagrak, Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Lokasi tersebut dipilih untuk menghadirkan nuansa Banyumasan di tengah kawasan Jabodetabek.

Berbagai pengalaman khas Banyumasan disiapkan selama festival berlangsung. Pengunjung dapat menikmati festival kuliner, pertunjukan seni tradisional, gelar budaya, hingga berbagai perlombaan.

“Pesta Rakyat Banyumas menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi sekaligus mengenalkan kekayaan budaya dan kuliner Banyumasan kepada masyarakat di Jabodetabek,” Ujar panitia kegiatan.

Selain pertunjukan seni dan budaya, acara tersebut juga menghadirkan bazar UMKM Banyumasan. Beragam produk usaha masyarakat ditawarkan kepada pengunjung sebagai bagian dari upaya mendukung pelaku UMKM.

Seluruh rangkaian kegiatan dapat dinikmati masyarakat secara gratis. Pengunjung juga tidak dikenakan biaya untuk memasuki area khusus Kampung Jawa Tanabambu selama festival berlangsung.

Kegiatan tersebut dirancang untuk menghadirkan kembali suasana kampung halaman bagi masyarakat Banyumas yang tinggal di Jabodetabek. Sajian makanan tradisional dan pertunjukan kesenian menjadi bagian dari upaya mengobati kerinduan terhadap daerah asal.

Festival kuliner menghadirkan berbagai makanan khas Banyumas, seperti sroto, mendoan, dawet, getuk, pecel, dan serabi. Pada hari kerja, pengunjung tetap dapat menikmati sejumlah kuliner seperti dawet, getuk, dan serabi.

Sementara pada akhir pekan, suasana festival diperkirakan semakin meriah dengan kehadiran stan bazar UMKM Banyumasan. Melalui kegiatan ini, Pesta Rakyat Banyumas diharapkan mampu memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus memperkenalkan budaya Banyumasan kepada khalayak yang lebih luas.

Article ad after last paragraph