Senin, 14 September 2026
Hot

HRD Tinjau Stasiun Bogor Pastikan Sarana Transportasi

Anggota Komisi V DPR RI H Ruslan Daud meninjau sarana Stasiun Bogor untuk memastikan peningkatan layanan transportasi publik berjalan optimal.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, BOGOR – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB H Ruslan Daud meninjau sarana dan prasarana Stasiun Kereta Api Bogor untuk memastikan peningkatan layanan transportasi publik, Jum’at (11/9/2026)

Kunjungan kerja spesifik tersebut dilakukan bersama jajaran Komisi V DPR RI untuk mengidentifikasi kebutuhan fasilitas di Stasiun Bogor. Langkah peninjauan ini krusial mengingat peran vital stasiun dalam menunjang mobilitas harian masyarakat pengguna KRL.

“Kita ingin memastikan berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. Transportasi publik harus mampu memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan,” Ujar H Ruslan Daud (Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB)

Article ad in the middle of article

HRD menekankan bahwa pemeliharaan rutin sarana amat krusial demi menjaga keselamatan perjalanan para penumpang. Meski demikian, proses pemeliharaan diharapkan tidak sampai mengganggu kelancaran layanan yang dapat berdampak pada perekonomian.

“Presiden telah menyiapkan anggaran untuk membenahi dan memenuhi berbagai kebutuhan sarana dan prasarana kereta api di Indonesia. Kota Bogor menjadi salah satu prioritas,” Ujar H Ruslan Daud.

Pembenahan fasilitas transportasi perkeretaapian memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah pusat dan daerah. Komisi V DPR RI berkomitmen mengawal penggunaan anggaran agar tepat sasaran.

“Dengan anggaran yang telah disiapkan pemerintah, tentu kami akan terus mengawal agar penggunaannya tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” Ujar H Ruslan Daud.

Peningkatan kualitas pelayanan di Stasiun Bogor akan mencakup seluruh aspek secara komprehensif mulai dari aksesibilitas hingga keselamatan. Hasil peninjauan lapangan ini selanjutnya dibawa ke forum pengawasan DPR RI untuk tindak lanjut.

“Kenyamanan, keamanan, dan keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama sebagaimana arahan Presiden. Karena itu, seluruh lini harus terus kita benahi dan tingkatkan,” Ujar H Ruslan Daud.

Article ad after last paragraph