ENGLISHEN
Home Hukum Transpuan Diserang ‘Pemburu Boti’ di Kota Bogor

Transpuan Diserang ‘Pemburu Boti’ di Kota Bogor

Seorang transpuan di Kota Bogor diserang sekelompok 'pemburu boti'. Peristiwa ini menyoroti maraknya persekusi terhadap kelompok LGBT yang kian masif.

Transpuan Diserang ‘Pemburu Boti’ di Kota Bogor
Share

Findy Alfiansyah Penulis

HARIAN EXPRESS, BOGOR – Seorang transpuan diduga menjadi korban persekusi oleh kelompok yang mengatasnamakan “pemburu boti” di Kota Bogor, Senin (20/07/2026).

Aksi tersebut memperlihatkan korban mendapat intimidasi dan perlakuan yang dinilai merendahkan martabatnya. Rekaman video yang viral memicu beragam reaksi dari masyarakat.

Kasus ini kembali menyoroti meningkatnya tindakan persekusi terhadap kelompok lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT). Dalam beberapa waktu terakhir, kampanye penolakan terhadap kelompok tersebut semakin masif di berbagai platform media sosial.

Sejumlah pihak menilai penyebaran narasi kebencian berpotensi memicu tindakan main hakim sendiri. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kekerasan terhadap kelompok yang dianggap berbeda.

Persekusi merupakan tindakan yang tidak dibenarkan dalam negara hukum. Setiap warga negara berhak memperoleh perlindungan dari ancaman, intimidasi, maupun kekerasan tanpa memandang latar belakangnya.

Aparat penegak hukum diharapkan dapat menelusuri peristiwa tersebut, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam aksi persekusi yang videonya telah beredar luas.

“Tidak ada seorang pun yang berhak menjadi sasaran kekerasan atau persekusi. Perbedaan tidak boleh dijadikan alasan untuk menghilangkan hak seseorang atas rasa aman,” Demikian pesan yang mengemuka dari berbagai kalangan pemerhati hak asasi manusia.

Kasus ini juga menjadi pengingat pentingnya menjaga ruang publik agar tetap bebas dari tindakan intimidasi dan kekerasan yang berpotensi meresahkan masyarakat.

Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan konten yang mengandung unsur penghinaan atau mempermalukan korban. Apabila menemukan dugaan tindak pidana, pelaporan kepada aparat menjadi langkah yang lebih tepat dibanding melakukan aksi main hakim sendiri.

Peristiwa di Kota Bogor tersebut kini menjadi perhatian publik dan memunculkan harapan agar proses penegakan hukum dapat berjalan secara adil, sekaligus mencegah terulangnya tindakan persekusi serupa di kemudian hari.

Share
Related Articles
Sinergi Pemkot-Kejaksaan Bogor Kuatkan Penegakan Perda
Berita BogorHukumLingkunganRegionalSorotan

Sinergi Pemkot-Kejaksaan Bogor Kuatkan Penegakan Perda

Program Jaksa Menyapa RRI Bogor membahas sinergi antara Pemkot Bogor dan Kejaksaan...

Polres Bogor Sita Jutaan Obat Keras dan Ungkap Narkoba ‘Pod Getar’
Berita BogorHukumNarkotika

Polres Bogor Sita Jutaan Obat Keras dan Ungkap Narkoba ‘Pod Getar’

Polres Bogor berhasil menyita jutaan butir obat keras dan mengungkap peredaran narkoba...

Bocah Tewas Diserang Anjing Pemburu di Jasinga, 20 Orang Diperiksa Polisi
BeritaHukumKabar BogorSorotan

Bocah Tewas Diserang Anjing Pemburu di Jasinga, 20 Orang Diperiksa Polisi

Seorang bocah berusia sekitar 9 tahun tewas setelah diserang anjing pemburu di...

Buruh di Rumpin Dibacok Begal saat Berangkat Kerja, Tas Ransel Dibawa Kabur
BeritaHukumKriminalKriminalitasSorotan

Buruh di Rumpin Dibacok Begal saat Berangkat Kerja, Tas Ransel Dibawa Kabur

Seorang buruh harian di Rumpin, Samuel Dannydetri (33), menjadi korban pembegalan pada...


DMCA.com Protection Status

Kanal

© 2019 - 2026 | PT. Express Persada Linuhung. All Right Reserved