Findy Alfiansyah Penulis
Susanah (38), warga Kampung Ciuncal, Desa Situsari, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, mendadak menjadi perhatian publik setelah namanya disebut Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo memperkenalkan Susanah sebagai buruh harian yang bekerja mengupas bawang. Ia juga menyebut Susanah menerima upah sekitar Rp700.000 per kilogram.
Namun, keluarga Susanah kemudian memberikan klarifikasi terkait pekerjaan tersebut. Menurut keluarga, Susanah bekerja sebagai pencuci ompreng dapur untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Selain mencuci ompreng, Susanah juga bekerja sebagai penjahit kain lap majun. Untuk pekerjaan tersebut, ia disebut menerima upah sekitar Rp700 per kilogram.
Nama Susanah disebut Presiden dalam Sidang Tahunan MPR, DPR, dan DPD yang berlangsung di Jakarta pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Sebelum dikenal masyarakat luas, Susanah menjalani kehidupan sederhana di Cileungsi. Ia tidak pernah menyangka aktivitas sehari-harinya membuat namanya menjadi sorotan nasional.
Setelah namanya disebut Presiden, Susanah mendapat kesempatan berkunjung ke Istana Negara. Momen tersebut menjadi pengalaman baru bagi perempuan yang selama ini menjalani kehidupan sederhana.
Susanah juga mengikuti sejumlah rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jakarta. Ia berkesempatan merasakan langsung suasana perayaan kemerdekaan di pusat pemerintahan.
Pengalaman tersebut menjadi momen istimewa bagi Susanah. Dari kehidupan sederhana di Cileungsi, ia tiba-tiba mendapat perhatian luas setelah diperkenalkan dalam forum kenegaraan.
“Susanah menjadi bukti bahwa warga biasa pun bisa memiliki cerita luar biasa ketika kehidupannya mendapat perhatian di tingkat nasional,” Menjadi gambaran dari pengalaman yang dialaminya.
Kisah Susanah juga menjadi pengingat pentingnya ketepatan informasi ketika menyampaikan profil masyarakat kepada publik. Klarifikasi keluarga diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih sesuai mengenai pekerjaan dan kesehariannya.


