ENGLISHEN
Home Berita Bogor Jemaah Meninggal Usai Pengajian di Bogor, Polisi Bantah Desakan

Jemaah Meninggal Usai Pengajian di Bogor, Polisi Bantah Desakan

Seorang jemaah meninggal usai pengajian di Leuwiliang, Bogor. Polisi membantah penyebab kematian karena desak-desakan, menyebut korban miliki riwayat sakit.

Jemaah Meninggal Usai Pengajian di Bogor, Polisi Bantah Desakan
Share

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, BOGOR – Seorang jemaah wanita meninggal usai pengajian di Leuwiliang, Bogor. Polisi memastikan korban bukan akibat berdesak-desakan, Jumat (24/07/2026).

Korban mengikuti pengajian sejak Jumat dini hari sekitar pukul 04.00 WIB, meski acara dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB. Sejak Kamis malam, banyak jemaah telah berdatangan dan menginap di lokasi.

Kapolsek Leuwiliang Kompol Maryanto mengatakan hasil penelusuran menunjukkan korban memiliki riwayat penyakit yang telah dikonfirmasi pihak keluarga.

“Korban memang memiliki riwayat sakit berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, sehingga kejadian ini bukan disebabkan karena berdesak-desakan,” Ujar Maryanto.

Antusiasme jemaah yang datang dari berbagai daerah membuat area pengajian dipadati peserta. Meski demikian, polisi memastikan kapasitas gedung masih dalam batas aman.

Petugas kepolisian telah berjaga di lokasi sejak sore hari untuk mengawasi jalannya kegiatan dan mengantisipasi gangguan keamanan.

Korban sempat pingsan saat berada di lokasi pengajian dan langsung mendapatkan pertolongan dari tim medis panitia.

Atas arahan kepolisian, korban kemudian dilarikan ke rumah sakit di Leuwiliang untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Namun, setelah tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD), tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

Polisi menegaskan penyelidikan menunjukkan tidak ada indikasi korban meninggal akibat kondisi gedung yang penuh, melainkan karena riwayat penyakit yang dimilikinya.

Share
Related Articles

DMCA.com Protection Status

Kanal

© 2019 - 2026 | PT. Express Persada Linuhung. All Right Reserved