Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, BOGOR – Lapas Kelas IIA Bogor mengubah lahan SAE Pasir Jambu menjadi pusat pelatihan pertanian bagi warga binaan, Selasa (1/9/2026).
Program ini bertujuan memberikan keterampilan pertanian yang dapat menjadi bekal warga binaan setelah menyelesaikan masa pidana.
Lahan tersebut dimanfaatkan untuk menanam berbagai komoditas pangan dan hortikultura.
Warga binaan dilibatkan dalam proses pertanian mulai dari membersihkan lahan, menanam, merawat hingga memanen.
Kepala Lapas Kelas IIA Bogor, Raden Budiman Priatna Kusumah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan produktif.
“Pemanfaatan lahan ini bukan hanya untuk menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan pembinaan bagi warga binaan,” Ujar Budiman Priatna Kusumah
Selain sebagai sarana pembelajaran, kegiatan pertanian diharapkan melatih kedisiplinan dan tanggung jawab warga binaan.
Hasil panen nantinya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi sebagian kebutuhan pangan di lingkungan Lapas Kelas IIA Bogor.
Program tersebut juga mendukung upaya pemerintah dalam mengoptimalkan lahan idle untuk memperkuat ketahanan pangan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Bogor berkomitmen mengembangkan pembinaan pertanian secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat bagi warga binaan.


