Achmad Fauzan Penulis
HARIANEXPRESS, BOGOR – Lahan bekas objek wisata Hibisc Fantasy di kawasan Puncak telah bertransformasi menjadi area hijau dan resapan air melalui penanaman hampir 21 ribu pohon, Minggu (7/6/2026).
Program pemulihan lingkungan terus berlanjut pasca pembongkaran bangunan di area tersebut beberapa waktu lalu. Ribuan pohon ditanam untuk mengembalikan keseimbangan ekosistem di kawasan Puncak yang merupakan daerah tangkapan air penting.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menugaskan tenaga ahli guna memantau pertumbuhan dan perawatan pohon-pohon yang telah ditanam. Langkah ini bertujuan agar proses rehabilitasi lahan berjalan optimal dan kawasan tersebut dapat kembali hijau dalam beberapa tahun ke depan.
Terbaru, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 2 kembali melanjutkan pemulihan lahan. Lokasi tersebut berada di area eks Hibisc Fantasy, kawasan Agrowisata Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah tindak lanjut kesepakatan antara Pemprov Jawa Barat dan PTPN I Regional 2 sebagai pemilik lahan.
“Ini merupakan bentuk sinergi dalam pengelolaan aset dan pengembangan kawasan perkebunan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Jawa Barat, termasuk melalui program penghijauan di areal eks Hibisc Fantasy Puncak,” ujar Dodit Ardian Pancapana.
Menurut Dodit, penanaman pohon ini menjadi bukti nyata komitmen seluruh pihak dalam memulihkan kondisi lingkungan yang sempat mengalami perubahan fungsi. Penghijauan juga diharapkan dapat memperkuat daya dukung lingkungan di kawasan Puncak yang kerap menghadapi persoalan alih fungsi lahan.
Asisten Manager Legal dan Umum PTPN I Regional 2, Asep Zenal Muttaqin, mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pemprov terus mendorong pemulihan kawasan perkebunan teh tersebut.
“Dari total lahan 12,489 hektare yang direhabilitasi, sebanyak 20.897 bibit sudah ditanam. Penanaman dan pemeliharaan terus dilakukan bersama seluruh pihak terkait,” ungkap Asep Zenal Muttaqin.
Asep menjelaskan bahwa program rehabilitasi telah dilakukan di lahan seluas 12,489 hektare. Sebanyak 20.897 bibit pohon sudah ditanam dan terus mendapatkan perawatan secara berkala.
Kegiatan penghijauan rutin dilaksanakan setiap hari Jumat melalui sistem tanam sulam. Sistem ini bertujuan mengganti tanaman yang tidak tumbuh optimal.
Program penghijauan akan terus berlanjut hingga kawasan tersebut benar-benar berubah menjadi area hijau yang berfungsi sebagai kawasan konservasi. Keberadaan kawasan hijau ini nantinya tidak hanya berfungsi sebagai daerah resapan air, tetapi juga menjadi bagian dari hutan kota di kawasan Puncak.
Upaya ini sejalan dengan program Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menata kembali kawasan Puncak agar lebih berkelanjutan. Lahan eks Hibisc Fantasy diharapkan dapat menjadi contoh keberhasilan pemulihan lingkungan sekaligus memperkuat fungsi ekologis kawasan Puncak sebagai salah satu daerah penyangga kehidupan bagi masyarakat Bogor dan sekitarnya.
