Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, BOGOR – Sebuah toko sepatu di seberang Alun-alun Kota Bogor terbakar, menyebabkan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp350 juta tanpa korban jiwa, Jum’at (4/9/2026).
Insiden kebakaran ini terjadi di toko sepatu yang beralamat di Jalan Dewi Sartika, berhadapan langsung dengan Alun-alun Kota Bogor.
Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Bogor, M Ade Nugraha.
“Objek terbakar toko sepatu yang berlokasi di seberang Alun-alun Kota Bogor,” Kata Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Bogor M Ade Nugraha.
Menurut Ade, kejadian kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang pegawai yang masih berada di area lokasi sekitar pukul 19.00 WIB.
Toko tersebut diketahui telah tutup operasional sejak pukul 16:30 WIB pada hari yang sama.
“Berdasarkan informasi menurut saksi sekaligus karyawan, toko diketahui tutup sekitar 16:30 WIB. Karyawan mengetahui adanya kebakaran setelah diberi tahu pukul 19:00 WIB,” Kata Ade.
Penyebab pasti dari api yang membakar toko sepatu ini hingga kini masih belum dapat dipastikan dan dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Meskipun demikian, berdasarkan keterangan pegawai, seluruh peralatan elektronik di dalam toko dipastikan dalam kondisi mati saat tutup, serta aliran listrik utama telah dimatikan dari luar melalui MCB.
“Untuk penyebab kebakaran belum diketahui. Saat toko tutup seluruh peralatan elektronik dalam keadaan mati, dan aliran listrik telah dimatikan dari luar melalui MCB,” Kata Ade.
Untuk menanggulangi kobaran api, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor dengan sigap menerjunkan sebanyak tiga unit pemadam kebakaran.
Unit-unit tersebut berasal dari Sektor Cibuluh, Yasmin, dan Sukasari, yang segera dikerahkan menuju lokasi kejadian.
Upaya penanganan kebakaran berjalan efektif, tim pemadam berhasil menguasai dan memadamkan api yang melalap bagian dalam toko dalam waktu sekitar 40 menit.
Keberhasilan ini juga mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitarnya, sehingga dampak kerugian tidak meluas.
“Tidak ada korban luka atau jiwa, hanya kerugian materil diperkirakan total kerugian kurangkebih 350 juta rupiah. Penanganan dilakukan dengan aman,” Kata Ade.


