Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, BOGOR – Pemkot Bogor memprioritaskan transformasi digital dan peningkatan kualitas SDM dalam arah pembangunan tahun 2027, Senin (3/8/2026).
Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, menjelaskan bahwa tema pembangunan 2027 menjadi tahun ketiga dari pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029. Tema ini menitikberatkan pada pengembangan kapasitas dan transformasi digital pemerintahan.
“RKPD Tahun 2027 mengusung tema tahun ketiga dari periodisasi RPJMD Tahun 2025-2029, yaitu pengembangan kapasitas dan transformasi digital pemerintahan,” Ujar Dedie A Rachim.
Fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan kapasitas SDM dan kelembagaan melalui berbagai upaya. Ini termasuk integrasi pendidikan vokasional, penguatan literasi sains dan digital, serta pengembangan sistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Transformasi digital juga diterapkan dalam penyelenggaraan pelayanan publik melalui implementasi e-government. Selain itu, terdapat integrasi sistem informasi daerah serta penerapan kebijakan berbasis data (data-driven policy making).
Langkah-langkah ini bertujuan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perubahan. Arah pembangunan tersebut selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bogor 2025-2045, yang menjadi pedoman utama pembangunan jangka panjang daerah.
Penyusunan Rancangan KUA-PPAS 2027 merupakan tahapan awal penting dalam proses penyusunan APBD 2027. Proses ini sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.
Rancangan KUA-PPAS 2027 memuat kebijakan mengenai pendapatan daerah, belanja daerah, dan pembiayaan daerah secara komprehensif. Ini mencakup pendapatan asli daerah (PAD) serta pendapatan transfer yang berasal dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.
Dedie Rachim mengajak seluruh anggota DPRD Kota Bogor untuk berpartisipasi aktif dalam pembahasan Rancangan KUA-PPAS 2027. Tujuannya adalah agar perencanaan anggaran dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
