Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, BOGOR – Pengawas SPBU di Tanjungsari, Kabupaten Bogor, terluka akibat tusukan saat menggagalkan aksi ganjal kartu ATM, Jumat (4/9/2026).
Kejadian bermula pada Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 19.15 WIB, tidak lama setelah waktu Magrib. Gerak-gerik mencurigakan seorang pria di sekitar mesin ATM SPBU menarik perhatian para pengawas yang memantaunya melalui kamera CCTV dan dari ruang pengawas.
Pria tersebut kemudian mendekati seorang petugas bernama Nopi yang berpura-pura bertransaksi dan menawarkan bantuan.
Situasi berubah menjadi keributan ketika Nopi terlibat perkelahian dengan pria yang dicurigai. Melihat hal tersebut, Supendi bersama rekannya, Bendi Supriadi, turut membantu melumpuhkan pria yang diduga membawa senjata tajam.
Perkelahian pun tak terhindarkan, mengakibatkan Supendi mengalami luka tusuk pada bagian dada bawah dan luka gores di lengan kanan.
“Awalnya kejadian setelah Magrib. Kawan-kawan pengawas langsung datang dan terjadi perkelahian. Satu per satu terlibat hingga akhirnya ada tiga orang yang jatuh, yakni satu pelaku dan dua pengaman. Salah satu korban bernama Supendi,” Ujar seorang narasumber di lokasi.
Setelah melukai Supendi, pelaku segera melarikan diri menggunakan sepeda motor. Korban sempat mendapatkan pertolongan medis di Puskesmas Tanjungsari sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD untuk penanganan lebih lanjut.
Dalam upaya pengejaran, warga dan petugas juga mencurigai sebuah mobil yang berada di sekitar lokasi. Kendaraan tersebut dilaporkan bergerak perlahan saat pelaku dikejar, lalu mundur kembali, menimbulkan kecurigaan bahwa pengemudinya mungkin bagian dari komplotan pelaku.
“Kami tidak bisa memastikan apakah pengemudi mobil itu bagian dari komplotan atau tidak. Namun, gerak-geriknya membuat kami curiga karena saat terjadi pengejaran, mobil tersebut bergerak pelan seperti menghalangi, kemudian mundur lagi,” Tambah narasumber.
Selain itu, sekitar dua orang lain yang terlihat mencurigakan di sekitar lokasi juga menjadi perhatian. Petugas menemukan sebuah dompet berisi kartu identitas, namun belum dapat dipastikan keterkaitannya dengan pelaku penusukan atau pihak lain yang diduga berada di sekitar area kejadian.


