Kamis, 24 September 2026
Hot

Kepala BGN Sudaryono Sidak Dapur Makan Bergizi di Bogor

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap dapur makan bergizi gratis di Bogor pada Jumat (24/7/2026) dini hari. Sidak perdana ini mengecek kualitas dan operasional SPPG.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIAN EXPRESS, BOGOR – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono melakukan inspeksi mendadak ke dua dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bogor, Jumat (24/07/2026).

Sidak dilakukan untuk memastikan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berjalan sesuai standar dan menghasilkan makanan yang aman serta bergizi bagi penerima manfaat.

Dua lokasi yang dikunjungi yakni SPPG Pasir Kuda 003 di Bogor Barat dan SPPG Cipaku 2 di Kota Bogor. Inspeksi berlangsung sekitar pukul 03.00 hingga 04.00 WIB.

Article ad in the middle of article

Kegiatan tersebut menjadi sidak perdana Sudaryono sejak dilantik sebagai Kepala BGN oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (22/07/2026).

Dalam kunjungannya, Sudaryono meninjau langsung proses produksi makanan sekaligus memberikan semangat kepada para petugas dapur yang mulai bekerja sejak dini hari.

Ia menilai mayoritas dapur MBG yang dikunjungi telah beroperasi dengan baik. Kebersihan lingkungan kerja serta kesiapan petugas juga mendapat apresiasi.

Sudaryono mengingatkan seluruh kepala SPPG, pengawas gizi, akuntan, dan petugas agar bekerja tidak sekadar menjalankan tugas, tetapi juga mengutamakan kualitas makanan yang disajikan.

“Kerja pakai hati, akal sehat, dan utamakan kualitas makanan untuk masyarakat,” Tegas Sudaryono.

Ia menegaskan seluruh petugas tetap harus mematuhi petunjuk teknis, SOP, dan standar operasional. Namun, menurutnya, penggunaan nalar dan hati nurani juga menjadi bagian penting dalam menjaga mutu pelayanan.

Sudaryono memastikan BGN akan menerapkan sistem reward dan punishment. SPPG yang berkinerja baik akan diberikan penghargaan, sedangkan dapur yang melanggar standar keamanan pangan, mutu gizi, atau kedisiplinan akan diperbaiki, bahkan ditutup jika tidak dapat memenuhi ketentuan.

Article ad after last paragraph